melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Bocah TK Amerika pamer heroin di kelas

Written By Automotive on Sunday, May 6, 2012 | 1:00 PM

Seorang anak berusia lima tahun membawa paket heroin untuk dipamerkan di hadapan teman-temannya TK-nya di Connecticut, Amerika Serikat (AS), yang ternyata merupakan milik ayah tirinya.
SRC:www.antaranews.com





Washington (ANTARA News) - Seorang anak berusia lima tahun membawa paket heroin untuk dipamerkan di hadapan teman-temannya TK-nya di Connecticut, Amerika Serikat (AS), yang ternyata merupakan milik ayah tirinya.

Anak itu dengan bangga menampilkan paket yang berbentuk zat tepung di hadapan teman-teman sekelasnya di TK Bridgeport, Connecticut, Senin (9/4), sementara seorang guru menyaksikan apa yang tengah dipegang bocah tersebut, kata Detektif Keith Bryant dari Departemen Kepolisian Bridgeport.

"Ia melambai-lambaikan paket tersebut," kata Bryant, "Namun guru segera menyita paket dan memberitahu bosnya secepatnya."

Pihak berwenang dipanggil dan melakukan tes lapangan, mereka menemukan substansi dalam zat serbuk tersebut ternyata berupa heroin, katanya.

Kemudian ayah tiri anak tersebut, Santos Romawi (35) muncul di sekolah dan langsung ditangkap oleh polisi.

"Santos pergi untuk mengambil heroin tersebut, tapi barang itu sudah tidak ada sehingga ia kembali untuk anak tirinya," kata Bryant.

Santos pun diseret dengan tuduhan kepemilikan tiga obat terlarang, termasuk niat untuk menjual obat tersebut dalam radius 457 meter dari sebuah sekolah dan risiko mencederai anak-anak di bawah umur, kata polisi.
(I027)

Posted by Automotive at 1:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Kawanan perampok bawa kabur delapan kilogram emas
    Kawanan perampok bersenjata api yang beraksi di Toko Emas Matahari, Pasar Lebeng, Cilacap, pagi tadi, membawa kabur sekitar delapan kilogram...
  • Pemerintah fasilitasi pemulangan jenazah WNI di AS
    Kementerian Luar Negeri memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia karena ditembak perampok di So...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates