melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Bank Indonesia raih penghargaan dari "Asian Bankers"

Written By Automotive on Saturday, April 28, 2012 | 11:00 AM

Bank Indonesia meraih penghargaan dari Forum Asian Bankers sebagai regulator terbaik dalam hal pengaturan problem sistemik dan kehati-hatian (systemic and prudential) industri perbankan di tahun 2012.
SRC:www.antaranews.com

Bank Indonesia - BI (FOTO ANTARA News)

Ini pengakuan atas kebijakan kita selama ini yang membuat industri perbankan kita mengalami kemajuan seperti sekarang





Bangkok (ANTARA News) - Bank Indonesia meraih penghargaan dari Forum Asian Bankers sebagai regulator terbaik dalam hal pengaturan problem sistemik dan kehati-hatian (systemic and prudential) industri perbankan di tahun 2012.

Penghargaan itu diterima oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad, dalam Forum The Asian Bankers di Bangkok, Thailand, Rabu malam.

Penghargaan ini diberikan kepada BI atas pencapaiannya mengarahkan industri perbankan Indonesia menghadapi aturan standar internasional dalam beberapa waktu belakangan ini, serta penanganan BI menghadapi kondisi perekonomian global saat krisis yang dapat berdampak sistemik.

Muliaman menambahkan penghargaan tersebut juga diberikan atas kemampuan BI merespon tantangan yang muncul dalam beberapa krisis ekonomi dunia yang terjadi, dan mengakui kebijakan yang diterapkan di Indonesia akhirnya bisa mewujudkan industri perbankan yang sehat dan punya daya tahan, serta berbagai pencapaian yang terbaik di Asia.

"Jika dibandingkan negara tetangga, indikator keuangan perbankan kita seperti CAR, NPL, kredit, dan pertumbuhan aset itu semua paling tinggi didukung faktor fundamental yang juga kuat karena penerapan aturan prudential yang cukup baik," katanya.

Menurut Muliaman, meski sebagian perbankan mengeluhkan persyaratan regulasi BI yang ketat, tetapi jerih payah itu membuat industri perbankan secara keseluruhan memiliki daya tahan terhadap krisis atau shock dari waktu ke waktu semakin baik.

"Sekarang kita itu ibarat punya anti body yang luar biasa, yang mampu menahan krisis, apalagi dengan rasio kecukupan modal dan likuiditas yang banyak," katanya.

Forum Asian Bankers memberikan penghargaan kepada BI setelah mereka mengamati perkembangan perbankan dan perekonomian di Indonesia seperti tingkat NPL kredit perbankan, rasio kecukupan modal, dan kondisi likuiditas perbankan.

Sementara Forum Asian Bankers merupakan pertemuan tahunan para pelaku industri keuangan dunia yang menilai perkembangan industri tersebut di Asia dan kali ini dihadiri sekitar 1.000 perwakilan sejumlah perusahaan keuangan, perbankan dan bank sentral di Asia, Amerika Serikat, Eropa, Australia dan Amerika Latin.

Posted by Automotive at 11:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Kawanan perampok bawa kabur delapan kilogram emas
    Kawanan perampok bersenjata api yang beraksi di Toko Emas Matahari, Pasar Lebeng, Cilacap, pagi tadi, membawa kabur sekitar delapan kilogram...
  • Analis: indeks akan menguji "resistance" 4.239
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis secara teknikal akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan menguji re...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates