melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Indonesia-Belanda rintis biogas rumah di Bali

Written By Automotive on Thursday, April 26, 2012 | 7:00 PM

Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Belanda merintis pengembangan biogas rumah (BIRU) dengan sasaran membangun 500 unit hingga akhir 2012 di berbagai daerah di Provinsi Bali.
SRC:www.antaranews.com

Ilustrasi-Seorang pengunjung memperhatikan maket pembuatan biogas skala rumah tangga dalamsebuah pameran di Jakarta beberapa waktu lalu. (ANTARA/Rosa Panggabean)



Denpasar (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Belanda merintis pengembangan biogas rumah (BIRU) dengan sasaran membangun 500 unit hingga akhir 2012 di berbagai daerah di Provinsi Bali.

"Proyek percontohan energi terbarukan yang ramah lingkungan itu sudah dibangun 39 unit dan mendapat apresiasi positif masyarakat untuk membangun hal yang sama dalam memenuhi kebutuhan enegeri listrik," kata Koordinator pengembangan BIRU Bali, I Gede Suarja.

Ia mengatakan, apresiasi dari masyarakat dan instansi terkait di Bali antara lain Bidang Pertambangan dan Sumberdaya Mineral Bali, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali, DLH Badung, DLH Gianyar, KLH Bali, dan Kementerian ESDM Jakarta hingga kini berhasil membangun 230 unit.

Keseluruh biogas skala rumah tangga tersebut sudah berfungsi, mampu menghasilkan energi untuk kepentingan memasak sehari-hari maupun untuk lampu penerangan pada malam hari.

Program biogas rumah tersebut diimplementasikan dengan kerja sama antara Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (DJEBTKE) sebagai perwakilan dari pihak Indonesia.

Sedangkan HIVOS Regional Office Southeast Asia (ROSEA) sebagai perwakilan dari pihak Belanda dengan dukungan tehnis dari SNV (Belanda) sebagai penasehat teknisnya.

Gde Suarja menjelaskan, program BIRU bertujuan untuk menyebarluaskan biogas sebagai sumber energi baru yang ramah lingkungan, terbarukan dan berkelanjutan sebagai dasar pengembangan sektor komersial yang berorientasi pasar, di sejumlahprovinsi di Indonesia.

Program tersebut berupaya membantu masyarakat dalam mengolah limbah kotoran hewan menjadi gas yang ramah lingkungan melalui reaktor biogas rumah dengan model kubah beton (fixed dome model).

Khusus di Bali menekankan pada pemanfaatan limbah ternak sapi, ternak babi dan ternak ayam dan potensi yang ada lainnya. Rintisan program tersebut di Bali sejak Agustus 2010 hingga kini telah menjangkau ke delapan kabupaten dan satu kota di daerah ini.

Perkembangan program biogas rumah secara bertahap mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama peternak sapi maupun peternak babi. Upaya tersebut didukung kesadaran masyarakat untuk mengelola lingkungan secara lebih baik melalui pengolahan limbah ternak menjadi biogas.

Instansi terkait juga memberikan apresiasi yang positif, karena upaya tersebut mampu mendukung program Bali bersih dan hijau (Clean and Green Province) yang dicanangkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, ujar Gde Suarja.

Posted by Automotive at 7:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Kawanan perampok bawa kabur delapan kilogram emas
    Kawanan perampok bersenjata api yang beraksi di Toko Emas Matahari, Pasar Lebeng, Cilacap, pagi tadi, membawa kabur sekitar delapan kilogram...
  • Analis: indeks akan menguji "resistance" 4.239
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis secara teknikal akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan menguji re...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates