melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Riau waspadai gelombang tinggi

Written By Automotive on Sunday, May 6, 2012 | 10:00 PM

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengimbau agar dunia pelayaran di Provinsi Riau selalu waspada akan peluang terjadinya gelombang cukup tinggi di perairan.
SRC:www.antaranews.com

Gelombang tinggi. (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)

... kemunculan gelombang tinggi bisa secara tiba-tiba ...





Pekanbaru (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengimbau agar dunia pelayaran di Provinsi Riau selalu waspada akan peluang terjadinya gelombang cukup tinggi di perairan.

"Kemunculan gelombang tinggi sebagai dampak dari pengaruh angin kencang pada bulan Mei 2012 ini cukup tinggi, dengan pola yang bervariasi," kata analis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Warih Budi Lestari hari ini di Pekanbaru.

Menurutnya, arah dan kecepatan angin juga cukup variatif namun dominan dari arah Tenggara sampai denganĂ‚  Barat Daya.

Hal ini katanya, disebabkan atau dipengaruhi oleh angin baratan yang terkadang muncul dengan kecepatan cukup tinggi dan ditambah adanya cuaca buruk pada waktu-waktu tertentu.

"Bahkan kemungkinan, seperti yang sering terjadi, kemunculan gelombang tinggi bisa secara tiba-tiba. Untuk itu memang butuh kewaspadaan yang tinggi," katanya.

Pada umumnya, kata Warih, gelombang tinggi berpotensi melanda sebagian besar perairan Riau hingga Kepulauan Riau.Bahkan benturan angin di tengah perairan katanya, akan memberikan dampak bertambahnya ketinggian gelombang.

"Hal seperti ini bisa terjadi di kawasan perairan Kepri, terutama Natuna," katanya, seraya menambahkan, cuaca buruk disertai dengan angin kencang umumnya berpeluang terjadi pada sore dan malam hari.

"Dengan kondisi demikian, kami mengimbau agar pelayaran di Riau dan Kepri agar tetap waspada saat mengarungi lautan," katanya.

Namun untuk hari ini, Warih mengakui tinggi gelombang perairan Riau termasuk Selat Malaka cenderung normal yakni berkisar antara 0,50-1,25 meter.

Sementara untuk wilayah perairan Kepri meliputi Perairan Batam, Lingga, Tanjung Pinang, Selat Singapura, Perairan Debo Singkep, Tarempa dan Matak serta Natuna, tinggi gelombang berkisar 1,0-2,50 meter, demikian Warih Budi Lestari.
(KR-FZR)

Posted by Automotive at 10:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Kawanan perampok bawa kabur delapan kilogram emas
    Kawanan perampok bersenjata api yang beraksi di Toko Emas Matahari, Pasar Lebeng, Cilacap, pagi tadi, membawa kabur sekitar delapan kilogram...
  • Pemerintah fasilitasi pemulangan jenazah WNI di AS
    Kementerian Luar Negeri memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia karena ditembak perampok di So...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates