melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

"Srawung Seni Segara Gunung" jadi gerakan kebudayaan

Written By Automotive on Tuesday, May 1, 2012 | 4:00 AM

"Srawung Seni Segara Gunung" pada masa mendatang diharapkan menjadi suatu gerakan kebudayaan untuk mendorong jati diri kemandirian masyarakat, kata penggagas kegiatan seni budaya tersebut, Suprapto Suryodarmo.
SRC:www.antaranews.com

Sejumlah seniman menari bersama pada acara Srawung Seni Segara Gunung di panggung terbuka taman Aksobya kawasan Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (28/4). (FOTO ANTARA/Anis Efizudin)

Borobudur, Jawa Tengah (ANTARA News) - "Srawung Seni Segara Gunung" pada masa mendatang diharapkan menjadi suatu gerakan kebudayaan untuk mendorong jati diri kemandirian masyarakat, kata penggagas kegiatan seni budaya tersebut, Suprapto Suryodarmo.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan kebudayaan untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat dan memantapkan jati diri bangsa," katanya di sela penutupan "Srawung Seni Segara Gunung 2012" di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu malam.

Pagelaran "Srawung Seni Segara Gunung" yang berlangsung 22-29 April 2012 itu merupakan pertama kalinya dan diikuti berbagai perwakilan seniman, pelajar, budayawan, dan pemerhati seni berasal dari sejumlah daerah di Indonesia dan luar negeri.

Berbagai kegiatan yang dilakukan antara lain pentas kesenian tradisional, modern, kontemporer, dan kolaborasi seni, loka karya seni, serta diskusi tentang kebudayaan.

Agenda kebudayaan tersebut, kata Suprapto, yang juga pemimpin Padepokan Lemah Putih Kabupaten Karanganyar, Jateng itu, pada masa mendatang terus menjadi motivasi untuk memberdayakan kecerdasan masyarakat dan menggali berbagai kearifan lokal di berbagai daerah.

Menurut rencana, lanjutnya, agenda tersebut selanjutnya berlangsung di Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kita selalu diajarkan seolah-olah mempunyai kekayaan materi, tetapi lupa bahwa itu tidak berguna kalau kita tidak bisa mengolahnya, menciptakan menjadi bernilai yang baru," katanya.

Sebenarnya, katanya, masyarakat memiliki potensi kreatif yang tinggi. Namun, membutuhkan wadah, kesempatan tampil di komunitasnya, dan juga berkolaborasi dengan komunitas lainnya.

Ia mencontohkan, penampilan puluhan anak sekitar Candi Borobudur bersama Duta Lingkungan Hidup yang juga penyanyi Oppie Andaresta pada penutupan acara di panggung terbuka "Aksobya" kaki Candi Borobudur.

"Bagi anak-anak itu tentu tampil di panggung Candi Borobudur menjadi pengalaman berharga dan mendidik mereka, di sini bukan hanya orang tua saja, tetapi juga mereka bisa tampil, mereka menjadi merasa memiliki Candi Borobudur," katanya.

Pada kesempatan itu, Oppie bersama anak-anak sekitar Candi Borobudur menyanyikan sejumlah lagu karyanya tentang lingkungan hidup antara lain berjudul "Tanam" dan "Hijau".

Suprapto menyebut bulan April sebagai momentum tepat menggelar "Srawung Seni Segara Gunung" karena bertepatan dengan sejumlah peringatan penting seperti Hari Pusaka Dunia, Hari Kartini, Hari Sastra, dan Hari Tari Dunia.

Hadir pada penutupan "Srawung Seni Segara Gunung 2012" di Candi Borobudur yang ditandai dengan sejumlah pementasan kesenian dan kolaborasi seni tersebut antara lain Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin.  (M029/K007)

Posted by Automotive at 4:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Analis: indeks akan menguji "resistance" 4.239
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis secara teknikal akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan menguji re...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates