melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Alokasi dana BOS naik lima kali lipat

Written By Automotive on Friday, July 13, 2012 | 12:00 AM

Alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2012 meningkat lima kali lipat dibandingkan alokasi tahun 2005, kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan H Musliar Kasim.
SRC:www.antaranews.com

Pemerintah menargetkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2012 bisa menjangkau 44,6 juta siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di seluruh Indonesia. (ANTARA/Dewi Fajriani)


Transparansi Dana BOS


Aplikasi Dana Bos

Jakarta (ANTARA News) - Alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2012 meningkat lima kali lipat dibandingkan alokasi tahun 2005, kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan H Musliar Kasim.

Saat berbicara dalam dialog "BOS Untuk Generasi Emas Indonesia" di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, Jumat, Musliar menyebutkan alokasi dana BOS tahun 2012 naik menjadi Rp27,6 triliun atau 9,5 persen dari total pengeluaran pendidikan yang sebesar Rp290 triliun.

"Tidak hanya naik jika dibandingkan alokasi tahun 2005 yang sebesar Rp5 triliun, namun pemerintah juga mengubah pola penyaluran dengan sistem hibah," katanya.

Musliar menjelaskan pula bahwa sistem hibah menjamin penyaluran dana BOS berjalan cepat dan tepat sasaran karena pemerintah pusat langsung menyalurkannya kepada pemerintah provinsi.

"Sistem hibah kepada pemerintah provinsi membuat lebih mudah karena mereka lebih mengetahui sistem administrasi di daerahnya," kata dia.

Menurut dia, pemerintah menerapkan sistem itu karena sistem transfer kepada pemerintah kabupaten/kota dalam penyaluran dana BOS tahun 2011 justru membuat penyaluran dana terhambat.

Saat sistem transfer dana ke pemerintah kabupaten/kota diterapkan, dana BOS belum tersalur sampai bulan ketiga tahun anggaran.

"Penyaluran BOS pada 2011 terlambat karena dana masuk dulu ke APBD kabupaten/kota dan kesulitan-kesulitan administrasi," katanya.

(A060)


Posted by Automotive at 12:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Analis: indeks akan menguji "resistance" 4.239
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis secara teknikal akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan menguji re...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates