melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

China desak AS minta maaf

Written By Automotive on Wednesday, May 2, 2012 | 7:00 AM

Pemerintah China mendesak Amerika Serikat untuk meminta maaf karena telah "menerima" aktivis hak asasi manusia Chen Guangcheng, yang melarikan diri ke Kedutaan Besar AS di Beijing, dari tahanan di desanya di Linyi, Provinsi ...
SRC:www.antaranews.com





Beijing (ANTARA News) - Pemerintah China mendesak Amerika Serikat untuk meminta maaf karena telah "menerima" aktivis hak asasi manusia Chen Guangcheng, yang melarikan diri ke Kedutaan Besar AS di Beijing, dari tahanan di desanya di Linyi, Provinsi Shandong, China timur, sejak September 2010, ketika ia dibebaskan dari penjara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Liu Weimin di Beijing, Selasa, mengatakan Chen Guangcheng masuk ke Kedubes AS di Beijing pada akhir April dan pergi atas kemauannya sendiri meninggalkan kedutaan setelah enam hari berada di sana.

"Itu menandakan bahwa Chen Guangcheng, seorang warga negara China telah diambil oleh Kedutaan Pemerintah AS dengan cara yang tidak seharusnya, dan Pemerintah China sangat tidak menghargai langkah tersebut," katanya.

Liu Weimin menekankan Pemerintah AS harus melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut dan menjamin agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa datang," katanya.

"Apa yang telah dilakukan pemerintah AS melalui perwakilannya merupakan bentuk campur tangan AS terhadap masalah dalam negeri China dan China tidak bisa menerima hal tersebut. Kedutaan AS di Beijing seharusnya dapat menghargai hukum internasional dan hukum dalam negeri China," ujarnya.

Liu Weimin mengatakan Pemrintah AS harus menjalankan kebijakannya secara baik terutama yang menyangkut situasi hubungan bilateral kedua negara terkait peristiwa itu. Ia menegaskan, China adalah negara yang berdasarkan hukum menghargai hak asasi warga negaranya sesuai hukum dan konstitusi.

"Setiap warga negara wajib mematuhi konsitusi dan hukum yang berlaku," katanya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton tiba di Beijing untuk berdiskusi dengan pemimpin China atas risiko yang mungkin membayangi kasus aktivis buta yang menyatakan diri berada dalam perlindungan AS setelah meninggalkan rumahnya dalam status tahanan rumah.

Kasus Chen Guangcheng -aktivis tersebut- dinilai sebagai ancaman yang bisa mengalihkan pertemuan tahunan yang berlangsung dua hari, antara pemimpin dua negara tersebut, yang akan dimulai Kamis (3/5).

Clinton sebelumnya berulang kali mengkritik perlakuan China atas kampanye yang dilakukan Chen, yang menggusarkan pemerintah dengan mengekspos pemaksaan aborsi dan pemandulan yang menjadi kebijakan China yang meminta warganya hanya memiliki satu anak.

Pemerintah AS secara tak biasa telah menjaga kerahasiaan atas kasus Chen, sebagai indikasi atas sensitivitas kasus ini. Beijing juga menolak berkomentar terhadap kampanye yang dilakukan Chen. Namun para pendukung Chen mengatakan ia bersembunyi di kedutaan AS di Beijing setelah melarikan diri dari rumahnya yang dijaga ketat oleh pemerintah China pada 22 April, demikian AFP melaporkan.

(R018/A023)

Posted by Automotive at 7:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Kawanan perampok bawa kabur delapan kilogram emas
    Kawanan perampok bersenjata api yang beraksi di Toko Emas Matahari, Pasar Lebeng, Cilacap, pagi tadi, membawa kabur sekitar delapan kilogram...
  • Analis: indeks akan menguji "resistance" 4.239
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis secara teknikal akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan menguji re...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates