melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

52 petugas lapas terancam dipecat

Written By Automotive on Sunday, July 8, 2012 | 8:00 PM

Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sihabudin mengemukakan 52 petugas lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia terancam dipecat akibat diduga melakukan pelanggaran dan terlibat peredaran narkoba.
SRC:www.antaranews.com

Menteri Hukum dan Ham RI Amir Syamsuddin (FOTO ANTARA/Nwa Kanu)

Mulai dari sanksi ringan hingga berat tergantung dari pelanggarannya





Madiun (ANTARA News) - Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sihabudin mengemukakan 52 petugas lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia terancam dipecat akibat diduga melakukan pelanggaran dan terlibat peredaran narkoba.

"Saat ini ke-52 petugas tersebut masih menjalani pemeriksaan atas dugaan pelanggaran yang mereka lakukan. Dan jika terbukti bersalah mereka akan dijatuhi hukuman bahkan bisa dipecat," ujar Sihabudin kepada wartawan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun, Jawa Timur, Sabtu.

Menurut dia, sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh puluhan petugas lapas tersebut bermacam-macam antara lain, memasukkan telepon seluler atau HP dan menyerahkannya ke narapidana. Bahkan ada juga yang tergolong pelanggaran berat, yakni menjadi kurir narkoba.

"Jika kesalahan mereka ini sudah terbukti, maka jelas ada sanksinya. Mulai dari sanksi ringan hingga berat tergantung dari pelanggarannya," kata dia.

Ia menambahkan, jika pelanggaran yang dilakukan tersebut mengarah kepada kasus kriminal, maka pihaknya akan melimpahkan kasus itu ke kepolisian sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sihabudin melakukan sidak ke Lapas Kelas 1 Madiun menyusul adanya laporan tentang keterlibatan narapidana tentang peredaran narkoba dari dalam penjara lapas setempat.

Dalam sidak tersebut, selain melakukan koordinasi dengan petugas lapas setempat, Sihabudin juga memeriksa sejumlah sel dan blok narapidana khusus narkoba.

"Saya datang kemari untuk melakukan koordinasi dengan petugas Lapas Madiun. Tujuannya agar hal tersebut dapat dicegah dan tidak terulang lagi," kata dia.

Kepala Pengamanan Lapas Kelas 1 Madiun Kokok Haryoko, mengakui jika lapas setempat rawan terjadi penyelundupan dan peredaran narkoba serta pil koplo.

Data lapas setempat mencatat, selama Januari hingga Mei 2012, setidaknya sudah lima kali ditemukan upaya penyelundupan narkoba dan pil koplo ke dalam lapas. Modus penyelundupannya juga bermacam-macam, ada yang disembunyikan di pakaian dalam, sandal jepit, dan dilempar dari luar pagar tembok lapas.

Meski demikian, pihaknya terus waspada terhadap peredaran narkoba dan pil koplo di dalam Lapas Kelas 1 Madiun. Petugas selalu melaksanakan prosedur pemeriksaan pada setiap tamu pengunjung dan razia secara berkala di blok-blok narapidana.
(M026)

Posted by Automotive at 8:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Pemerintah fasilitasi pemulangan jenazah WNI di AS
    Kementerian Luar Negeri memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia karena ditembak perampok di So...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates