melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Krisis keuangan, Milan tetap ngotot

Written By Automotive on Monday, July 9, 2012 | 10:00 PM

Kubu AC Milan memasuki gerbang musim kompetisi Serie A dengan membentangkan optimisme untuk memberi perlawanan kepada Juventus guna meraih Scudetto, meski krisis keuangan kini tengah melanda Italia.
SRC:www.antaranews.com

Zlatan Ibrahimovic untuk AC Milan (REUTERS/Alessandro Garofalo/djo/11)

Skuad muda? Saya tidak mengerti pertimbangan usia...Faktor usia tidak relevan



Roma (ANTARA News) - Kubu AC Milan memasuki gerbang musim kompetisi Serie A dengan membentangkan optimisme untuk memberi perlawanan kepada Juventus guna meraih Scudetto, meski krisis keuangan kini tengah melanda Italia.

Diavolo kehilangan gelar dari Nyonya Tua musim lalu. Milan kini seakan sedang mengalami "lesu darah" lantaran tidak tampak berotot dalam memburu sejumlah pemain bertalenta untuk memperkuat skuadnya di musim mendatang.

"Tujuan kami memenangi kejuaraan," kata wakil presiden Milan Adriano Galliani sebagaimana dikutip dari laman Football Italia.

"Kami juga ingin mengurangi jumlah pemain cedera karena memang ada korelasi antara jumlah pemain cedera  dengan hasil yang diperoleh. Masih ada sejumlah pemain yang tidak bisa ikut dalam sesi latihan, meski ada sejumlah wajah baru seperti Acerbi dan Constant," katanya.

"Kami punya skuad yang cukup baik untuk dapat meraih gelar di musim mendatang," katanya.

Rossoneri akan tampil dengan skuad anyar setelah sejumlah pemain veteran hengkang dari klub, sebut saja  Pippo Inzaghi,  Gennaro Gattuso, Alessandro Nesta dan Clarence Seedorf.

"Hari ini hanya Massimo Ambrosini yang masih ada di 'starting' XI," kata Galliani pula sebagaimana dikutip dari Football Italia.

"Saya ingin mengucapkan selamat tinggal kepada sejumlah pemain yang telah meninggalkan kami karena alasan usia. Meski kapten timnya masih berada di sini... Skuad muda? Saya tidak mengerti pertimbangan usia. Yang ada, pemain besar dan pemain yang masih berkembang. Faktor usia tidak relevan," katanya.

Galliani terus berusaha merawat klubnya dengan mempertahankan dua pemain terbaik. "Thiago Silva dan Ibrahimovic tetap bertahan. Pasar masih terbuka dan segala sesuatunya dapat saja terjadi dalam hidup," katanya.

"Keputusan transfer terpulang kepada keputusan pelatih. Di sini ada banyak pemimpin, segala sesuatunya setuju dengan apa yang menjadi keputusan klub. Ada banyak kesempatan. Inti skuad ini memang telah berubah. Ini Milan yang baru," katanya.

Galliani menggarisbawahi bahwa Milan, juga klub-klub lain di Italia, kini sedang diterpa krisis keuangan.

"Suatu ketika nanti, para pemain hebat dunia akan datang ke Italia. Ini tidak akan lama lagi terjadi. Jumlah bayaran dan gaji tinggi bukan pertimbangan utama bagi Milan, Inter atau Juventus," katanya.

"Duapuluh tahun lalu, kami punya banyak urang dibandingkan dengan real Madrid dan Barcelona. Kini jumlah keuntungan kami terus berkurang," katanya.

"Italia telah berubah sebagai negara dan ekonomi telah berubah. Masalahnya bukan pada Milan, tetapi pada sepak bola Italia," katanya pula.
(A024)

Posted by Automotive at 10:00 PM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Pemerintah fasilitasi pemulangan jenazah WNI di AS
    Kementerian Luar Negeri memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia karena ditembak perampok di So...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates