melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Puluhan anak dikhitan massal dalam mobil antik VW

Written By Automotive on Tuesday, July 10, 2012 | 3:00 AM

Sebanyak 66 anak-anak dikhitan massal secara gratis dalam mobil antik Volkswagen (VW) jenis Beetle, dalam rangkaian kegiatan hari Bhayangkara ke-66 di markas Polres Garut, Jawa Barat, Sabtu.
SRC:www.antaranews.com

Khitan massal-ilustrasi. (ANTARA)

Kita ingin unik saja dengan menggelar khitan di mobil VW."

Garut (ANTARA News) - Sebanyak 66 anak-anak dikhitan massal secara gratis dalam mobil antik Volkswagen (VW) jenis Beetle, dalam rangkaian kegiatan hari Bhayangkara ke-66 di markas Polres Garut, Jawa Barat, Sabtu.

Kapolres Garut, AKBP Enjang Hasan Kurnia mengatakan pelaksanaan khitan massal sengaja tidak dilakukan dalam ruangan, melainkan di mobil untuk memberikan suasana baru, menarik, serta menghibur anak-anak.

"Kita ingin unik saja dengan menggelar khitan di mobil VW," katanya disela-sela pelaksanaan khitanan.

Setelah menjalani proses khitanan, seluruh anak-anak dibawa keliling menyusuri ruas jalan Kota Garut menggunakan 66 mobil VW, sebagai upaya panitia memberikan hiburan.

Usai berkeliling kota, anak-anak yang didampingi orang tuanya langsung diantar ke rumahnya masing-masing dan diberikan bingkisan.

Kegiatan khitanan itu, Polres Garut merencanakan mengajukan kepada Museum Rekor Indonesia (Muri) agar masuk kriteria khitanan unik.

"Akan kami daftarken khitanan ini ke MURI, semoga saja bisa masuk kriteria," katanya.

Khitanan gratis bagi anak-anak itu, kata Enjang merupakan hari pertama, karena selanjutnya masih dalam rangkaian hari Bhayangkara akan digelar khitanan gratis disetiap Polsek wilayah hukum Polres Garut.

Sementara Polres Garut hanya menerima 66 anak dikhitan dari daerah Kecamatan Karangpawitan, Tarogong, Garut Kota, Cibatu, dan Kecamatan Banyuresmi.

Polres Garut, kata Enjang telah sepakat dengan Bale Khitan Paseban untuk dapat mengkhitan anak sebanyak 1.400 orang diseluruh kecamatan.

"Sedikitnya 100 anak di setiap Polsek akan dikhitan, kegiatannya dilakukan minggu pertama setiap awal bulan," kata Enjang.

Sementara itu, salah seorang anak yang dikhitan, Muhammad Ilham (3) mengaku senang dikhitan bersama teman-teman sekampungnya, kemudian dibawa keliling kota menggunakan mobil.

"Senang bisa disunat, terus dibawa keliling kota," kata Ilham yang sebelumnya sempat menangis saat akan dikhitan.

(KR-FPM/Y003)

Posted by Automotive at 3:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Pemerintah fasilitasi pemulangan jenazah WNI di AS
    Kementerian Luar Negeri memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia karena ditembak perampok di So...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates