melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Kuliah umum Menlu Marty Natalegawa di LSE batal

Written By Automotive on Thursday, May 3, 2012 | 4:00 AM

Menteri Luar Negeri RI Marty Muliana Natalegawa, batal memberikan kuliah umum di London School of Economic (LSE) University of London, di London pada Rabu malam.
SRC:www.antaranews.com

Marty Natalegawa (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)

London (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri RI Marty Muliana Natalegawa, batal memberikan kuliah umum di London School of Economic (LSE) University of London, di London pada Rabu malam.

Pembatalan kuliah umum, mantan Dubes RI di Kerajaan Inggris Raya itu disampaikan Petugas Komunikasi LSE, Daniel O`Connor dalam surat elektroniknya kepada seluruh undangan yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti acara tersebut termasuk koresponden ANTARA London, yang harus mendaftarkan diri untuk mengikuti acara Rabu.

Sedianya Menlu akan berbicara dengan topic "Indonesia in the New Geopolitics of Southeast Asia," yang diadakan oleh LSE IDEAS public lecture, bertempat di kampus LSE yang akan dipimpin oleh Professor Arne Westad.

"Dear all, I am writing to you as you are listed as attending the event with Dr Marty Natalegawa on Wednesday 2nd May. Unfortunately this lecture has been cancelled, due to unforeseen circumstances. We would like to apologise for any inconvenience caused. Kind regards," demikian surat elektronik dari Daniel O`Connor.

Menlu Marty Natalegawa yang pernah sekolah di asrama setingkat SMP Ellesmere College dan Concord College, di Inggris pada tahun 1981, LSE merupakan almamater. Marty menyelesaikan kuliah dan meraih gelar BSc, Honours, di bidang hubungan internasional di London School of Economics and Political Science, University of London tahun 1984.

Pembatalan kuliah umum Menlu itu juga disampaikan Atase Pendidikan KBRI London Fauzi Soelaiman dalam milis PPI UK . "Saya baru dapat info bahwa kedatangan Menlu Dr. Marty Natalegawa tengah dijadwalkan ulang," tulis Fauzi Soelaiman.

Dengan demikian, acara di LSE akan dicancel dahulu. Info informal ini disampaikan agar tidak ada mahasiswa yang jauh-jauh ke London lalu kecewa. Silakan cek website LSE untuk kepastiannya. "Bila ada yang masih akan ke London, mari kita meriahkan acara Hardiknas saja di tanggal 2 Mei, acara Masyarakat Ekonomi Syariah di 4 Mei, dan acara KIBAR di tanggal 5-6 Mei."

Sementara itu salah seorang mahasiswa Indonesia di Inggris, Budi Waluyo, S.Pd juga menyatakan kekecewaanya dengan pembatalan kuliah umum Menlu Marty Natalegawa yang dilakukan pada saat-saat akhir. "Wah, sayang sekali reschedulenya dilakukan menjelang hari H, tiket busnya sudah dibeli. Saya yakin teman-teman yang tinggal di luar London juga sudah membeli tiket kereta atau bus untuk acara ini. "

Di tengah assignment dan ujian yang tengah menumpuk kami menyempatkan diri untuk menghadiri acara ini. Tapi ternyata direschedule, sayangnya tiket transportasi tidak bisa direschedule juga. Ya sudahlah, ikhlaskan saja, ujar Budi Waluyo yang juga sudah cek website LSE, namun belum ada perubahan tanggal.


Secara terpisah, salah seorang mahasiswa Indonesia di kota Leeds Steven Marcelino, kepada Antara London mengatakan bahwa kesempatan emas untuk bertemu dengan Menlu harus diurungkan.

Ketua Temu Ilmiah Pelajar International/ President of Indonesian Scholar International Convention (ISIC 2012) itu mengakui bahwa ia sangat antusias bisa mengikuti kuliah Menlu, dan berharap akan menanyakan tentang visi Green Economy Indonesia dalam ASEAN dan di UN karena hal ini juga berkaitan dengan ISIC 2012 di bulan November tahun ini.

Posted by Automotive at 4:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
  • RI kecewa ASEAN gagal capai kesepakatan soal Laut China Selatan
    Indonesia kecewa terhadap hasil pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, yang tidak berhasil menyatukan pandangan so...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates