melintas sekilas

  • HOME
  • About Us
  • Contact Us
  • National
  • Politics
  • Business
  • e-Paper
  • Sains
  • Sport
  • World
  • Opinion
  • Music
  • Video
  • Download
  • Site Map
  • More
skip to main | skip to sidebar

Produsen obat Indonesia masih bergantung bahan impor

Written By Automotive on Friday, May 4, 2012 | 6:00 AM

Indonesia masih mengalami ketergantungan bahan baku obat dari luar negeri, di mana 96 persen diantaranya masih mengandalkan impor.
SRC:www.antaranews.com





Jakarta, 4/5 (ANTARA) - Indonesia masih mengalami ketergantungan bahan baku obat dari luar negeri, di mana 96 persen diantaranya masih mengandalkan impor.

"Pemerintah sedang mendorong untuk terjadinya sinergi antara academics, business dan government (ABG) untuk memproduksi bahan baku di Indonesia, untuk mengurangi ketergantungan," kata Dirjen Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang dalam temu media di Jakarta, Jumat.

Diharapkan, tiap tahunnya ketergantungan terhadap impor itu dapat berkurang sebesar 5 persen sehingga impor dapat dikurangi semaksimal mungkin.

Salah satu strategi yang dikembangkan Kementerian Kesehatan adalah memproduksi bahan baku obat dari bahan asli sumber daya alam lokal seperti obat herbal.

"Ketersediaan bahan baku obat bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan saja tapi perlu keterlibatan semua pihak, termasuk riset," kata Maura.

Selain riset, peran pelaku bisnis juga disebutnya penting untuk mewujudkan hasil riset menjadi produk lewat investasi mereka.

Meskipun bahan baku obat hampir seluruhnya tergantung impor, Maura menyebut produksi obat dalam negeri telah mampu memenuhi 90 persen kebutuhan obat.

Pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) disebutnya tidak akan berpengaruh banyak terhadap ketersediaan obat, karena hanya 10 persen yang diimpor.

"Tidak akan ada pengaruh, karena tidak terkait langsung kepada bahan baku, yang dikonsumsi produk jadi. Yang diprioritaskan saat ini adalah kesinambungan ketersediaan bahan baku obat," ujar Maura.

Pemerintah menentukan buffer stock bagi bahan baku obat adalah persediaan yang cukup untuk 18 bulan kedepan dan Maura menyebut hal itu sudah tercapai.

(A043/R010)

Posted by Automotive at 6:00 AM
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts Today

  • Pemerintah lelang sukuk proyek Rp1 triliun
    Pemerintah akan melelang empat seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara berbasis proyek dengan target indikatif Rp1 trili...
  • Kadin: banyak barang impor tidak sesuai SNI
    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, masih banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia tidak sesua...
  • Pakar: stop pemborosan biaya branding di BUMN
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu berbenah dalam strategi "branding" korporasinya karena saat ini apa yang dilakukan dalam usa...
  • Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
    Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Pene...
  • Azarenka kembali nomor satu dunia
    Petenis Belarus, Victoria Azarenka, kembali merebut peringkat satu dunia pada daftar peringkat terakhir yang dirilis hari ini, berkat kemena...
  • Lima orang terkubur tanah longsor di China barat daya
    Lima orang terkubur oleh tanah longsor yang dipicu hujan lebat di Provinsi Guizhou, barat daya China, kata pihak berwenang Jumat.
  • Pasukan PBB dan Kongo serang pemberontak
    Pasukan PBB dan tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) menggunakan helikopter-helikopter tempur Kamis menyerang tentara yang memberontak ya...
  • Analis: indeks akan menguji "resistance" 4.239
    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis secara teknikal akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan menguji re...
  • DPD dan institusi lain sepakat cari fakta
    Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan sejumlah institusi lainnya sepakat untuk mencari fakta terkait dengan kasus penembak...
  • Syafii Maarif: agama menghargai kearifan lokal
    Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif menyatakan bahwa agama sangat menghargai dan tidak bertentangan dengan kearifan ...
 
Copyright © 2011. melintas sekilas . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Herdiansyah. Published by Borneo Templates